Sistem Daring, E2SPDC 2021 Berjalan Lancar!

C:\Users\ACER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\20210319_162831.png

Undana – Dalam rangka menuju pelaksanaan 2nd English Debating Championship di tingkat Fakultas (FKIP), Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusa Cendana mengadakan kegiatan E2SPDC (English Education Study Program Debating Championship) yang melibatkan perwakilan-perwakilan bertelenta dari angkatan 2018, 2019, dan 2020 selama tiga hari berturut-turut kamis, jumat dan sabtu (21/03). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom Pro karena terkait Pandemic Covid 19 yang sedang terjadi. Meskipun demikian kegiatan tetap berlangsung dengan baik dengan dihadiri  6 dewan juri (2 diantaranya adalah juri eksternal berasal dari luar kota) dan 16 tim debaters, beserta 10 panitia yang terbagi dalam beberapa room guna mengontrol jalannya kegiatan debat.

Sehari sebelum kegiatan debat dilakukan, panitia mengadakan sesi khusus yaitu : Seminar on Debating yang bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan pedoman bagi para peserta debat agar tidak terjadi miss-comunication pada saat kegiatan debat berlangsung. Kegiatan English Education Study Program Debating Championship (E2SPDC) di sambut antusias oleh mahasiswa-mahasiswi angkatan 2018, 2019, dan 2020. Mereka merasa senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini, “menambah pengalaman’’ kata salah satu peserta debat yang diwawancarai pada saat itu. 

Pihak prodi mengadakan kegiatan tersebut bukan dengan tanpa alasan, melainkan melihat dengan situasi dan kondisi pandemic saat ini yang tidak menyurutkan minat dan kemampuan siswa dalam menambah wawasan dan mengapresikan diri dalam bidang akademik. Para tim debaters bersaing secara aktif dan lugas. Bagaimana tidak? Panitia telah menghadirkan dewan juri yang tak kalah hebat dan lebih berpengalaman. Untuk itu, penilaian serta pemilihan juara tentu tidak memilih berdasarkan satu sisi semata. Melainkan dilihat dari berbagai kriteria, yang pada akhirnya terbagi dalam beberapa kategori pemenang antara lain; kategori best speaker dan kategori tim debat terbaik.

Kategori best speaker dimenangkan oleh Inglora Larischel Leobisa, kelas IVA angkatan 2019. Sedangkan kategori tim debat terbaik dimenangkan oleh Patrisius Eka Putra Trikora dan Diosius Sefriyadi Jagu, kelas VIA angkatan 2018. “Hasil yang mereka capai bukan sesuatu hal yang mudah, melainkan membutuhkan banyak persiapan dan kematangan untuk memaparkan dan mempertahankan argument mereka masing-masing. Tapi syukurlah, kegiatan ini berjalan sesuai harapan.” ujar salah satu panitia E2SPDC.

Menurut Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusa Cendana, Elisna Huan, S.Pd, M. Hum , “tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendidik, mengasah, dan menigkatkan rasa percaya diri siswa dalam berargumentasi. Jika pemenangnya sudah di dapatkan maka merekalah yang akan mewakili Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris  ke-lomba tingkat Fakultas nantinya.” tutup beliau. (RR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *