Capaian Pembelajaran Umum/KKNI/SNPT

Rumusan capaian pembelajaran menurut Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bersifat umum dan ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN- Dikti). Rumusan tersebut terdiri dari 4 unsur kompetensi, yaitu (1) Sikap dan tata nilai, (2) Kemampuan kerja, (3) Penguasaan pengetahuan, dan (4) Kewenangan dan tanggungjawab.

Rumusan capaian pembelajaran sesuai KKNI/SNPT berdasarkan profil lulusan disajikan sebagai berikut:

  1. SIKAP (S)
    • bertakwa     kepada    Tuhan    Yang    Maha    Esa    dan      mampu menunjukkan sikap religius;
    • menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
    • berkontribusi        dalam       peningkatan        mutu        kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
    • berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
    • menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
    • bekerja    sama    dan    memiliki    kepekaan    sosial    serta    kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
    • taat hukum dan disiplin dalam kehidupan  bermasyarakat dan bernegara;
    • menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
    • menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
    • menginternalisasi      semangat      kemandirian, kejuangan,      dan kewirausahaan; dan
    • mempunyai   ketulusan,   kesungguhan,       komitmen,      dan       motivasi untuk mengembangkan   sikap,   pengetahuan,  dan   kemampuan peserta   didik yang dilandasi oleh akhlak mulia dan nilai-nilai kearifan lokal demi kemaslahatan masyarakat.

2.     PENGETAHUAN (P)

  1. dalam substansi kebahasaan, menguasai:
    • konsep teoretis kebahasaan dan kesastraan (linguistics dan literature) secara mendalam, dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris;
    • konsep teoretis pemerolehan bahasa kedua (second language acquisition) dan pengembangan literasi (literacy development) secara mendalam dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris;
    • strategi pemahaman teks bahasa Inggris lisan   dan   tulis (listening   dan reading comprehension) dalam konteks keseharian/umum, akademik, dan pekerjaan;
    • strategi berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara lisan dan tulis (speaking dan writing) dalam konteks keseharian/umum, akademik, dan pekerjaan.
  2. dalam substansi kependidikan, menguasai:
    • konsep teoretis pendidikan dan perkembangan peserta didik (aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial budaya) secara umum;
    • konsep teoretis pembelajaran bahasa Inggris (English Language Teaching Pedagogy) secara mendalam, khususnya strategi proses pembelajaran bahasa Inggris;
    • konsep umum, prinsip, metode, dan teknik:
      • perencanaan pembelajaran;
      • penilaian dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran;
      • analisis, adaptasi dan pengembangan materi dan media pembelajaran;
      • pendampingan peserta didik;
      • penelitian kependidikan;
    • konsep teoretis pendidikan inklusi, pendidikan dan pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ortopedagogik dan ortodidaktik), meliputi: pendidikan anak berkesulitan belajar, pendidikan anak dengan hambatan penglihatan, pendidikan anak dengan hambatan pendengaran, pendidikan anak dengan hambatan fisik dan motorik, dan pendidikan anak dengan hambatan intelektual secara umum; dan
  3. konsep integritas akademik secara umum dan konsep plagiarisme secara khusus, dalam hal jenis plagiarisme, konsekuensi pelanggaran dan upaya pencegahannya.

3.     KETERAMPILAN KHUSUS (KK)

  1. Dalam substansi kebahasaan:
    • mampu menganalisis dan mengevaluasi secara tepat dan kritis beragam informasi dalam teks bahasa Inggris lisan dan tulis (listening dan reading comprehension) dalam konteks keseharian/umum, akademik, dan pekerjaan setara tingkat B2 (Standart Common   European   Framework    of   Reference for Languages);
    • mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Inggris lisan dan tulis (speaking dan writing) dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks keseharian/umum, akademik, dan pekerjaan setara tingkat B2 (Standar Common European Framework of Reference for Languages);
  2. apabila pendidikan profesi guru bahasa Inggris belum dapat diselenggarakan dan terdapat regulasi yang mendukung, maka Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dapat melakukan pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris dengan kemampuan:
    • menghasilkan lulusan sekolah menengah pertama yang menguasai pengetahuan bahasa Inggris dan memiliki keterampilan mengaplikasikan pengetahuan bahasa Inggris dalam hidup sehari-hari sesuai dengan standar kompetensi lulusan sekolah yang berlaku;
    • menghasilkan lulusan sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan yang menguasai pengetahuan bahasa Inggris dan memiliki keterampilan mengaplikasikan pengetahuan bahasa Inggris dalam hidup sehari-hari setara dengan kualifikasi level 2 KKNI dan sesuai dengan standar kompetensi lulusan sekolah yang berlaku;
    • mampu menerapkan keterampilan berbahasa (language skills) minimal setara tingkat B2 (Standar Common European) melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran Framework of Reference for Languages) serta pengetahuan kebahasaan dan kesastraan (linguistics dan literature) dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris yang komunikatif dan interaktif;
    • melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses belajar yang sesuai dengan kaidah pedagogis untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri siswa sebagai pembelajar mandiri (self-regulated learner);
    • mampu mengembangkan potensi peserta didik hingga mencapai standar kompetensi lulusan (sikap, pengetahuan, dan keterampilan)   sesuai kurikulum yang berlaku melalui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang:
      • sesuai    dengan    teori    belajar    dan    prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Inggris yang mendidik;
      • mengembangkan kemampuan peserta didik dalam empat keterampilan berbahasa     Inggris (language     skills): menyimak, membaca, berbicara dan menulis (listening, reading, speaking, dan writing);
      • membangun   motivasi, interaksi   sosial   yang   positif, kemampuan berpikir kritis (critical thinking), penyelesaian masalah (problem solving skill), dan keterampilan kinerja (performance skill) peserta didik;
      • memerhatikan karakteristik individual dan keberagaman siswa dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
    • mampu    menganalisis    ketepatan,    mengadaptasi,     dan menggunakan sumber belajar dan media pembelajaran (elektronik,   non-elektronik, teknologi informasi dan komunikasi) yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran bahasa Inggris, tujuan pembelajaran, dan karakteristik siswa sebagai sarana pencapaian tujuan pembelajaran secara utuh;
    • mampu merancang dan menerapkan strategi dan   kegiatan pembelajaran yang sistematis, komunikatif dan interaktif, sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan karakteristik siswa sebagai sarana pencapaian tujuan pembelajaran secara utuh;
    • mampu melaksanakan kegiatan penilaian proses dan   hasil belajar yang sahih, andal, objektif, dan praktis (sesuai dengan karakteristik pembelajaran bahasa Inggris), yang meliputi:
      • penentuan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi;
      • penentuan prosedur sesuai dengan tujuan penilaian dan evaluasi;
      • pengembangan teknik dan instrumen penilaian dan evaluasi;
      • pelaksanaan penilaian dan evaluasi sesuai prosedur, teknik, dan instrumen yang ditentukan;
      • pelaksanaan proses moderasi penilaian;
      • analisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan;
      • pengadministrasian penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan;
    • mampu menyelesaikan masalah peserta didik dan/atau masalah pembelajaran melalui:
      • analisis reflektif terhadap pembelajaran (pengamatan dan umpan balik dari peserta didik, orang tua peserta didik, dan guru sejawat);
      • pendampingan peserta didik dengan mempertimbangkan aspek sosio- kultural, serta bekerja sama dengan pihak-pihak yang berkaitan (orang tua dan teman-teman peserta didik, masyarakat sekitar, dan guru sejawat);
      • ragam penelitian kependidikan yang sesuai dengan kaidah kaidah penelitian kependidikan.
    • mengidentifikasi potensi peserta didik di tengah kekhususannya dan menyusun rancangan serta melaksanakan pola pengembangan potensi untuk beradaptasi dengan lingkungan sesuai keadaan khusus yang dimiliki melalui intervensi motivasional dan instruksional sebagai bekal untuk hidup mandiri atau merekomendasikan pola pendidikan untuk anak dengan kebutuhan belajar khusus (exceptional learning need) untuk mendapatkan pendidikan yang layak sesuai dengan keadaan khusus yang dimiliki.

4.      KETERAMPILAN UMUM (KU)

  1. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau   implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memerhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
  2. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
  3. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memerhatikan dan menerapkan nilai humaniora   sesuai   dengan    keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
  4. mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi   atau   laporan   tugas    akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. mampu mengambil   keputusan   secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  6. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
  8. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerjayang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
  9. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk  menjamin kesahihan dan mencegah plagiarisme;
  10. mampu beradaptasi, bekerja sama, berkreasi, berkontribusi, dan berinovasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan bermasyarakat serta mampu berperan sebagai warga dunia yang berwawasan global;
  11. mampu menegakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme;
  12. mampu menggunakan teknologi informasi dalam konteks pengembangan keilmuan dan implementasi bidang keahlian; dan
  13. mampu menggunakan minimal satu bahasa internasional untuk komunikasi lisan dan tulis.